Struktur essai IELTS writing task 2

Mengapa penting memahami struktur esai IELTS writing task 2?

Dalam soal IELTS, Pernahkah kita berpikir bahwa paragraf-paragraf yang kita susun telah tersusun dengan baik? Sudahkah logis dan apakah telah menjawab perintah? Jika masih ragu, kita perlu mendalami lebih dalam struktur esai IELTS writing task 2.

Mengetahui struktur esai IELTS writing task 2 yang baik, atau bagaimana esai harus ditulis dan apa saja poin-poin yang harus dimasukkan akan sangat membantu kita untuk merancang esai IELTS writing task 2 dan meningkatkan nilai kohesivitas dan koherensi. Masalahnya, terdapat banyak macam, model, dan jenis soal dalam IELTS writing task 2 sehingga membuat kita kesulitan mengingat struktur tulisannya.

Artikel ini akan menyuguhkan variasi struktur esai IELTS writing task 2 untuk mempermudah pengguna mavisenglish.com mendapatkan IELTS band 7.0. Setelah membaca artikel ini, pengguna mavisenglish.com akan mengetahui bahwa sebenarnya hanya ada tiga struktur esai IELTS writing task 2 berdasarkan pembagian macam-macam soal IELTS writing task 2.

*Catatan: artikel ini mengandaikan pembaca mengetahui macam-macam soal IELTS writing task 2. Untuk teman-teman yang belum familiar dengan macam-macam soal IELTS writing task 2, diharapkan membaca artikel tentang macam-macam soal IELTS writing task 2 ini terlebih dahulu.

Struktur

Sebaiknya, struktur esai IELTS writing task 2 ditulis dalam empat paragraf karena empat paragraf yang ditulis dengan baik sudah cukup untuk mengantar siapa saja mendapatkan skor 7.0+. Empat paragraf tersebut terdiri dari:

  1. Pendahuluan
  2. Paragraf pendukung pertama
  3. Paragraf pendukung kedua
  4. Kesimpulan/ Ringkasan

Struktur esai IELTS writing task 2 dengan empat paragraf yang terdiri dari dua paragraf pendukung ini memudahkan. Alasannya, sebagian besar soal IELTS adalah mendiskusikan dua sisi, seperti keuntungan-kerugian, penyebab-masalah, dan sisi A dan B (dalam soal diskusi).

Bahkan, untuk soal yang tidak perlu menunjukkan dua sisi, seperti esai setuju-tidak setuju, dan pertanyaan langsung, dua paragraf sangat baik untuk mendukung posisi atau pendapat penulis.

*Catatan: Tiga paragraf sebenarnya sangatlah baik. Namun, karena butuh kontrol bahasa inggris yang tinggi, kami tidak menyarankan struktur tersebut untuk pemula.

Kita akan masuk ke detil:

Pendahuluan (Introduction)

Pendahuluan atau introduction dalam IELTS writing  task 2 adalah bagian awal yang menjelaskan gambaran dan tujuan umum esai tanpa masuk ke detil. Pendahuluan memiliki porsi yang penting karena pada bagian ini penilai (examiner/ grader) mendapatkan kesan pertama pada tulisan kita.

Pada struktur IELTS writing task 2 yang baik, pendahuluan memiliki dua komponen:

  1. Pertanyaan yang ditulis ulang;
    Bagian ini biasanya berisi 1-2 kalimat dan menunjukkan masalah yang disuguhkan oleh soal IELTS dengan cara kita sendiri.
  2. Pernyataan tesis (thesis statement)
    Bagian ini sebaiknya ditulis dengan satu kalimat kompleks dan menunjukkan tujuan, posisi, dan argumen terhadap soal yang disuguhkan. Pernyataan tesis ini adalah salah satu bagian paling esensial di IELTS writing task 2. Alasannya, keseluruhan isi esai kita harus sesuai dan merujuk pada pernyatan tesis yang kita buat.

Dua komponen tersebut biasanya ditulis dalam 2-3 kalimat.

Tidak ada perbedaan signifikan dalam strukur pendahuluan di setiap esai.

Paragraf pendukung (Supporting paragraphs)

Bagian selanjutnya adalah paragraf pendukung, inti dari struktur esai IELTS writing task 2. Pada bagian ini kita menjelaskan posisi yang sudah kita utarakan di pendahuluan (bagian pernyataan tesis) dengan detil dan contoh. Penting untuk dicatat, paragraf pendukung harus membentuk satu kesatuan yang mendukung klaim yang kita buat di pernyataan tesis.

Tips: Selalu ingat bahwa

  • Dalam esai opini model diskusi dan keuntungan-kerugian,i paragraf pendukung pertama mewakili ide yang kita dukung dan paragraf pendukung kedua adalah paragraf yang tidak kita dukung;
  • Dalam esai setuju-tidak setuju, kedua paragraf pendukung adalah ide yang kita dukung;
  • Dalam esai ide,paragraf pendukung disesuaikan dengan petunjuk soal, misal soal cause and effect, maka paragraf pendukung pertama adalah penjelasan tentang cause dan paragraf pendukung kedua adalah tentang effect. .

Paragraf pendukung secara umum memiliki tiga komponen, yakni

  1. Kalimat Utama (Topic Sentence)
    Kalimat yang menjadi pusat atau fokus pemikiran paragraf. Kalimat ini sangatlah penting karena berfungsi sebagai payung atau pelabuhan dari kalimat-kalimat berikutnya berlabuh. Semua kalimat yang ditulis harus berhubungan dengan kalimat topik.
  2. Kalimat Penjelas (Supporting Sentence)
    Kalimat yang membantu menjelaskan kalimat topik dengan lebih detil. Karena kalimat topik bersifat luas, tujuan kalimat penjelas adalah menunjukkan sisi spesifiknya. Kalimat penjelas dalam IELTS berfungsi untuk mengukur kemampuan kita mengembangkan ide yang kita buat. Kalimat penjelas bisa terdiri dari satu kalimat atau lebih.
  3. Contoh/bukti (Example/evidence)
    Contoh dalam IELTS harus lebih berfungsi sebagai pembenar daripada sekedar menunjukkan sesuatu yang lebih spesifik. Dengan kata lain, contoh yang kita berikan harus menunjkkan mengapa klaim yang kita urai lewat kalimat utama dan penjelas itu benar. Dalam IELTS, saat kita bisa membuat contoh menunjkkan bahwa kita memiliki kosa kata yang spesifik.

Untuk soal tipe ide, kita dapat berhenti di sana. Namun, untuk soal diskusi dengan opini dan keuntungan kerugian, kita perlu membuat satu bagian lagi yang disebut dengan:

  1. Kalimat Penggagal (refutation)
    Kalimat ini berada di paragraf pendukung ke-2 dan berguna sebagai penggagal klaim yang tidak kita dukung. Kalimat ini berisi ide yang dapat menggagalkan ide yang berlawan dari ide yang kita dukung. Kalimat ini esensial pada esai opini (diskusi dengan opini dan keuntungan-kerugian dengan opini) karena menunjukkan bahwa meskipun terdapat pandangan lain, kita dapat menunjukkan pandangan tersebut salah (invalid), tidak mungkin (practically imposible), atau kurang berguna (useless). Sehingga klaim yang kita buat di pernyataan tesis tetap benar.

*Catatan: Klaim pengagal hanya digunakan untuk esai opini model diskusi dengan opini dan keuntungan-kerugian dengan opini. Untuk model soal setuju-tidak setuju, bagian ini masuk dalam kalimat penjelas (supporting sentence) sebagai pembanding.

Idealnya, satu paragraf berisi sekitar 80 hingga 120 kata.

Kesimpulan

Bagian terakhir dari struktur esai IELTS writing task 2 adalah kesimpulan. Berbeda dari bagian lainnya yang membutuhkan pemikiran, dalam kesimpulan ini kita hanya perlu meringkas atau menyatakan ulang klaim yang kita buat di pernyataan tesis dalam pendahuluan. Dengan demikian, jangan menambahkan ide baru apapun dalam kesimpulan.

Kesimpulan dalam IELTS berfungsi untuk melihat kemampuan IELTS takers dalam mengumpulkan dan menyatukan ulang ide yangtelah  diurai di paragraf pendukung.

Perbedaan dan persamaan struktur IELTS writing task 2

Secara umum, tipe esai soal opini dan ide hampir memiliki struktur yang sama, terutama pada pendahuluan dan kesimpulan. Kedua tipe esai tersebut hanya berbeda pada detill paragraf pendukungnya. Secara lebih spesifik:

  • Saat esai opini model diskusi dengan opini dan keuntungan-kerugian dengan opini wajib mencantumkan penggagal di paragraf kedua, esai opini model setuju-tidak setuju dan seluruh esai ide tidak membutuhkannya.
  • Saat esai  diskusi dengan opini dan keuntungan-kerugian dengan opini menunjukkan sisi yang didukung di paragraf pertama dan yang kurang didukung di paragraf kedua, esai opini model setuju-tidak setuju menunjukkan sisi yang didukung di kedua paragraf. Sedangkan untuk esai ide, disesuaikan sebagaimana soal.
  • Khusus esai diskusi dengan opini dan keuntungan-kerugian dengan opini, pada paragraf kedua, kita tidak perlu memberikan contoh untuk ide yang berlawanan. Lain dari itu, contoh kita buat untuk ide penggagal. Kita cukup berhenti pada kalimat penjelas pada paragraf kedua, lalu masuk pada kalimat penggagal, dan memasukkan contoh untuk klaim penggagal tersebut. Meskipun kita boleh saja melakukan hal sebaliknya, untuk IELTS tidak disarankan karena akan memakan banyak waktu.

Kita telah melihat persamaan dan perbedaan struktur esai IELTS writing task 2 dari macam-macam soal. Berikut adalah ringkasan berupa tabelnya.

*Catatan: bagi pemula, tabel struktur esai IELTS writing task 2 ini mungkin akan terlihat sedikit membingungkan di awal. Tidak perlu khawatir, karena setiap detilnya akan dibedah di artikel lain. Tabel ini berguna sebagai gambaran besar tentang apa saja yang harus ditulils terlebih dahulu. Fokus pada paragraf pendukung untuk merancang esai IELTS writing task 2 atau silahkan menuju sub bab berikutnya jika tidak tahan.

Esai Ide
Di antara dua pendapat Tentang kondisi Pertanyaan terbuka
Esai diskusi tanpa opini Esai keuntungan-kerugian Esai masalah/penyebab-solusi
Pendahuluan Pendahuluan Pendahuluan
Pertanyaan yang ditulis ulang Pertanyaan yang ditulis ulang Pertanyaan yang ditulis ulang
Pernyataan tesis  Pernyataan tesis Pernyataan tesis
Paragraf pendukung ke-1 Paragraf pendukung ke-1 Paragraf pendukung ke-1
 Kalimat utama (klaim sisi pertama) Kalimat utama (klaim keuntungan) Kalimat utama (ide masalah/penyebab)
Kalimat penjelas Kalimat penjelas Kalimat penjelas
Contoh Contoh Contoh
Paragraf pendukung ke-2 Paragraf pendukung ke-2 Paragraf pendukung ke-2
Kalimat utama (klaim sisi kedua) Kalimat utama (klaim kerugian) Kalimat utama (ide solusi/ akibat)
Kalimat penjelas  Kalimat penjelas Kalimat penjelas
 Contoh Contoh Contoh
Kesimpulan Kesimpulan Kesimpulan
  Ringkasan Ringkasan Ringkasan
Esai Opini
Tentang pendapat atau kondisi Di antara dua pendapat
Esai setuju-tidak setuju Esai keuntungan-kerugian dengan opini Esai diskusi dengan opini
Pendahuluan Pendahuluan Pendahuluan
Pertanyaan yang ditulis ulang Pertanyaan yang ditulis ulang  Pertanyaan yang ditulis ulang
Pernyataan tesis  Pernyataan tesis Pernyataan tesis
Paragraf pendukung ke-1 Paragraf pendukung ke-1 Paragraf pendukung ke-1
Kalimat utama (klaim pertama) Kalimat utama (klaim keuntungan) Kalimat utama (klaim sisi pertama)
Kalimat penjelas Kalimat penjelas Kalimat penjelas
 Contoh Contoh Contoh
Paragraf pendukung ke-2 Paragraf pendukung ke-2 Paragraf pendukung ke-2
Kalimat utama (klaim kedua) Kalimat utama (klaim kerugian) Kalimat utama (klaim sisi kedua)
Kalimat penjelas  Kalimat penjelas Kalimat penjelas
 Contoh Klaim penggagal Klaim penggagal
Contoh Contoh
Kesimpulan Kesimpulan Kesimpulan
Penegasan tesis Penegasan tesis Penegasan tesis

Penutup

Bagaimana, mudah bukan? Mulai saat ini kita tidak perlu bingung lagi untuk menentukan struktur esai  IELTS writing task 2. Cukup ikuti struktur ini dan dapatkan nilai maksimalmu di IELTS writing task 2.

*Catatan: struktur yang ditawarkan di esai ini bukanlah struktur  satu-satunya. Artikel ini hanya mengklaim bahwa struktur ini adalah struktur yang paling mudah dan efektif untuk diingat untuk mencapai minimal IELTS band 7.0. atau lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *