Merangkai Kalimat Efektif 3 Peletakan Objek Langsung (direct object) dan Tidak Langsung (indirect object)

Setelah sebelumnya Mavis memberikan penjelasan singkat tentang word order yang dilanjutkan dengan penjelasan tentang peletakan subjek (subject) dan kata kerja (verb), sekarang Mavis ingin mengajak sahabat Mavis untuk memahami bagaimana meletakan objek dalam kalimat efektif. Objek dalam kalimat ini terbagi menjadi dua yaitu objek langsung (direct object) dan objek tidak langsung (indirect object).

Sahabat Mavis pasti penasaran dengan perbedaan kedua objek tersebut. Nah, dalam tulisan ini, Mavis akan memberikan penjabaran singkat dan contoh kalimat yang mengandung kedua objek tersebut. Kesemua materi di bawah ini akan sangat efektif jika sahabat Mavis juga mempraktekkannya!

Dimana letak objek?

Objek (object) dalam kalimat biasanya terletak setelah frasa kata kerja (veb phrase). Objek yang mengikuti kata kerja disebut objek langsung (direct object), berikut adalah contoh kalimat dengan objek langsung di dalamnya:

My sister found her diary.

Saudariku menemukan buku hariannya.

Their school doesn’t have a chess club.

Sekolah mereka tidak memiliki klub catur.

Sedangkan objek tidak langsung (indirect object) merujuk pada seorang atau sesuatu yang telah dilakukan. Objek tidak langsung biasanya didahului dengan kata give, find, dan owe. Perhatikan objek tidak langsung dalam kalimat berikut:

My friends owe me five bucks.

Teman-teman saya berhutang lima dolar pada saya.

Susan gave me an ice cream sandwich.

Susan memberiku roti isi es krim.

I bought my mom a flower bouquet.

Aku membelikan ibuku satu buket bunga.

Sekarang sahabat Mavis sudah tahu perbedaan objek langsung dan tidak langsung kan? Nah, sekarang Mavis akan mengajakmu tahu lebih dekat tentang aturan penempatan kedua objek tersebut agar terangkai menjadi kalimat yang efektif!

 

1. Jangan Pisahkan Kata Kerja (verb) dari Objek Langsung (direct object)

Ketika kata kerja (verb) diikuti oleh dua objek, letakan objek langsung sebelum objek tidak langsung (indirect object). Aturan semacam ini biasanya ditemukan pada kata kerja yang diikuti oleh “to” dan “with”.

Pada tabel di bawah ini, X adalah objek langsung dan Y adalah objek tidak langsung. Selalu letakkan X lebih dulu daripada Y.

No.

Verb + “to” & “with”

Arti

1.

associate X with Y

Mengaitkan X dengan Y

2.

apply X to Y

Menerapkan X ke Y

3.

attribute X to Y

Menalikan X pada Y

4.

consign X to Y

Menguntukkan X pada Y

5.

give X to Y (or give Y X)

Memberikan X pada Y (atau memberikan Y X)

6.

introduce X to Y

Mengenalkan X ke Y

7.

send X to Y (or send Y X)

Mengirimkan X ke Y (atau mengirimkan Y X)


2. Tempatkan objek tidak langsung setelah objek langsung

Selain menempatkan objek langsung setelah katq akerja, kita juga perlu menempatkan objek tidak langsung setelah objek langsung.

Sebagai contoh, dua kalimat pada table di bawah ini mengandung objek tidak langsung (indirect object) dengan formula: verb + “to” & “with. Namun, selalu tempatkan objek langsung (cetak miring) setelah verb, dan objek tidak langsung (cetak tebal) setelah objek langsung.

No.

Hindari

Sebaiknya

1.

We can introduce to this measurement, group A and B.

We can introduce group A and B to this measurement.

2.

We can associate with these phenomena an external factors.

We can associate an external factors with these phenomenona.

Penggunaan object tidak langsung sangat berguna untuk merapikan kalimat yang memiliki/ yang ingin menjelaskan banyak faktor. Kalimat di kolom ‘hindari’ di bawah ini adalah salah satu contohnya.

Kalimat dalam kolom ‘Hindari’ menunjukkan objek langsung dengan struktur yang panjang dan menempatkan objek tidak langsung jauh dari objek langsung. Konsekuensinya, pembaca harus membaca dengan lama sebelum menemukan keterkaitan beberapa elemen tersebut.

Untuk merapikan kalimat tersebut, kita bisa menggunakan pola dari tabel sebelumnya, verb + direct object + indirect object. JIka ada elemen lain yang harus dijelaskan, kita bisa menggunakan penghubung seperti kata along with, several…: , dan the following…: 

No.

Hindari

Sebaiknya

1.

The company can associate the waste product management system, benefits for labor workers, and overcome financial recession plan with their visions.

The company can associate the waste product management system with their visions, along with benefits for labor workers and overcome financial recession.

2.

The company can associate several factors with their visions: waste product management, benefits for labor workers, and overcome financial recession plan.

3.

The following can be associated with their visions:

Waste management system

Benefits for labor workers

Overcome financial recession plan

 

 

3. Hindari meletakkan objek tidak langsung di awal klausa

Hindari meletakan objek tidak langsung (indirect object) di awal kalimat atau klausa utama (main clause) karena urutan tersebut tidak sesuai dengan urutan kata (word order) yang biasa digunakan dalam kalimat bahasa Inggris.

Perhatikan perbedaan kalimat pada dua kolom berikut (objek tidak langsung (indirect object) ditunjukan dengan cetak tebal):

No.

Hindari

Sebaiknya

1.

Nevertheless, merely for several reasons the charity is cancelled, which are caused by…

Nevertheless, the charity is cancelled merely for several reasons, which are caused by…

2.

Although in the first page we may track the impacts of the cancellation, the program still…

Although the impacts of the cancellation are demonstrated in the first page, the program still…

3.

The cancellation occurs when from the philanthropists there are hesitations.

The cancellation occurs when there are hesitations from the philanthropists.

 

Penutup

Nah, begitulah tahapan kedua dalam merangkai kalimat efektif berdasarkan kaidah word order. Sahabat Mavis sudah paham di mana harus meletakkan objek langsung (direct object) dan tidak langsung (indirect object), kan? Intinya, jangan pisahkan kata kerja dengan objek langsungnya, letakan objek langsung sebelum objek tidak langsung serta hindari meletakan objek tidak langsung di awal klausa.

Setelah ini, Mavis akan mengajakmu untuk masuk ke tahap ketiga yaitu meletakan kata benda (noun), kata sifat (adjective), dan kata keterangan (adverb)

Apabila sahabat Mavis memiliki pertanyaan lain seputar bahasa Inggris, silahkan kirim pertanyaan dan kebingungannya di kolom komentar atau melalui tweet ke @mavisenglish_ atau pesan via Instagram @mavis_english agar pikiranmu bisa tercerahkan melalui jawaban yang diberikan! Jangan lupa juga bagikan ke orang-orang terdekat yang membutuhkan agar kemampuan membacanya meningkat!

Baca artikel sebelumnya: Merangkai Kalimat Efektif 2: Meletakan Subjek (subject) dan Kata kerja (verb)

Baca artikel setelah ini: Meletakkan ata benda (noun), kata sifat (adjective), dan kata keterangan (adverb)

Jika teman-teman ingin belajar IELTS secara tatap muka dan intensif, silahkan klik laman kelas IELTS Premium Class Mavis English!

 

Sumber

Wallwork, Adrian. 2016. English for Writing Research Paper 2nd ed. Springer: Italy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *