Merancang Esai IELTS Writing Task 2

Mengapa penting merancang esai IELTS writing task 2?

Sebagaimana seorang arsitek, IELTS takers juga harus merancang esai IELTS writing task 2 terlebih dahulu sebelum mulai menulis. Tujuannya, selain membuat tulisan lebih tertata (koheren) sehingga membuat nilai meroket, merancang esai IELTS writing task 2 terlebih dahulu akan menghemat banyak waktu. Semakin banyak waktu tersisa, semakin besar kesempatan untuk mengoreksi tulisan dan membetulkan kesalahan.

Bagi kita yang pernah mencoba menulis esai IELTS writing task 2, pasti paham dengan kasus:

  1. Kesulitan memulai tulisan;
  2. Kehilangan ide menulis di tengah perjalanan menyelesaikan esai;
  3. Frustasi karena tulisannya tidak nyambung;
  4. Ingin memulai dari awal lagi;
  5. Tulisan belum selesai walaupun waktu sudah habis;
  6. Banyak typo dan salah grammar.

Dengan merancang esai IELTS writing task 2 terlebih dahulu, kesulitan-kesulitan tersebut dapat dihindari.

Tulisan ini akan membantu IELTS takers pengguna mavisenglish.com merancang esai IELTS writing task 2 sehingga mampu mendapatkan IELTS band 7.0. atau lebih.

Merancang Esai IELTS writing task 2

Terdapat tiga langkah efektif dalam merancang IELTS writing task 2, yakni 1) analisis soal, 2) menentukan argumen, dan 3) membuat skema. Kita akan mengaplikasikan tiga langkah tersebut:

Analisis soal dan pertanyaan

Analisis soal dan pertanyaan sangatlah penting dalam merencanakan esai IELTS writing task 2 karena dapat membuat tulsan kita benar dan koheren. Banyak IELTS takers lalai dalam proses ini (dan bahkan tidak merencankan sama sekali!) sehingga apa yang ditulisnya tidak sesuai dengan soal yang ditanyakan.

Implikasinya, mereka akan mendapat nilai yang rendah karena IELTS tidak akan memberi kita nilai lebih dari 5.5 jika kita tidak menjawab pertanyaan dengan benar.

Untuk latihan, kita akan mencoba merencanakan esai dari soal di Cambridge IELTS 9 (77)

Some people say that the best way to improve public health is by increasing the number of sport facilities. Others, however, say that this would have little effect on public health and that other measures are required.
Discuss both these views and give your own opinion.

Untuk menganalisis soal dan pertanyaan, langkah yang harus dilakukan adalah:

  1. Mencari kata-kata kunci

Kata-kata kunci adalah kata-kata yang relevan yang menjadi perdebatan dalam soal. Dalam soal latihan, kata-kata kuncinya tentu saja adalah to improve public health, increasing the number of sport facilities, have little effect, dan other measures are required.

Dalam tes IELTS asli, lingkari kata-kata tersebut di soal untuk meningkatkan kosentrasi. Kata-kata kunci sangat berguna untuk memfokuskan kita pada inti pertanyaan.

*kata-kata kunci:    –to improve public health.

                                   -increasing the number of sports facilities.

                                   -have little effect.

                                   -other measures are required.

  1. Identifikasi topik utama

Topik utama adalah kata-kata kunci yang menaungi seluruh perdebatan dalam pertanyaan. Dalam soal latihan, jelas topik utamanya adalah to improve public health (meningkatkan kesehatan publik).

Topik utama biasanya berada di awal-awal kalimat dan bersifat paling luas. Untuk menentukan luas dan tidaknya, bandingkan dengan kata-kata kunci lain dan tentukan tingkat keumuman cakupannya.

Dalam soal latihan, to improve public health adalah yang paling umum karena increasing the number of sport facilities (menambah fasilitas olahraga) itu adalah metode dari to improve public health, begitu juga dengan kata-kata kunci lainnya.

*Tips: topik utama bukanlah fokus utama yang kita tulis. Ini penting karena banyak IELTS takers fokus pada topik utama dan lupa bahwa yang harus mereka fokuskan adalah tentang topik khusus. Topik utama lebih berfungsi sebagai pembatas bahwa kita tidak boleh menulis di luar yang berhubungan dengan topik utama, yang dalam contoh kasus adalah to improve public health.

*Topik utama: –to improve public health.

  1. Identifikasi topik khusus

Topik khusus adalah kata-kata kunci yang menjadi pusat perdebatan. Kata-kata ini adalah topik-topik yang harus kita fokuskan dan pikirkan secara cermat. Karena topik khususnya adalah semua kata-kata kunci yang bukan topik utama, kita menemukan:

*Topik khusus: –increasing the number of sport facilities,

have little effect, dan

-other measures are required.

  1. Identifikasi perintah/ pertanyaan soal

Langkah terakhir dari analisis soal adalah melihat perintah. Dengan melihat perintah, kita dapat mengetahui model esau model esai yang akan kita tulis dan apa yang harus kita lakukan.

Lihat artikel tentang macam-macam soal dan struktur esai IELTS Task 2 untuk pengetahuan lebih lanjut.

Karena perintahnya berbunyi discuss both these views and give your own opinion (diskusikan kedua pandangan ini dan berikan pendapatmu)kita harus:

  • Menentukan kedua sisi yang berdebat.

Dari analisis topik khusus, kita mengetahui bahwa sisi yang berdebat adalah:

  • Meningkatkan fasilitas olahraga dapat meningkatkan kesehatan publik;

  • Meningkatkan fasilitas olahrga tidak memiliki efek untuk meningkatkan kesehatan publik dan dibutuhkan metode lain.

*Tips: selalu kaitkan topik khusus dengan topik umum sebagai pembatas untuk menentukan perdebatan.

Berikut adalah tips untuk jenis soal lain:

Jenis Soal Perintah untuk setiap paragraf
Discussion (with/without opinion) Menentukan kedua sisi yang berdebat
Agree-disagree Menentukan argumen pendukung atau penolak
Advantage–disadvantage (with/without opinion) Menentukan keuntungan dan kerugian kondisi
Open question (cause–effect/ problem-solution) Menentukan penyebab, akibat, masalah, atau solusi
  • Memberikan opini kita.

Siapkan opini dari perdebatan tersebut. Tentukan pendapat yang lebih kita setujui. Dalam contoh soal, apakah kita akan pro fasilitas olahraga atau sebaliknya.

*Tips: untuk memilih pendapat yang kita setujui, untuk keperluan IELTS, jangan memilih apa yang kita rasa benar, tetapi apa yang kita rasa paling mudah untuk didukung.

Untuk soal ini, saya memilih pro fasilitas olahraga karena saya lebih mudah untuk meberikan argumen.

Menentukan argumen

Sebagaimana dibahas dalam artikel tentang struktur esai IELTS writing task 2, kita membutuhkan kalimat-kalimat utama, kalimat-kallimat penjelas, dan contoh untuk membuat tulisan yang lengkap dan baik. Karenanya, dalam fase perencanaan, kitat perlu menentukan ide-ide utama, ide-ide penjelas, dan ide-ide contoh untuk mempersiappkan itu semuua. 

Bagaimana menentukannya dalam usaha kita merancang esai IELTS writing task 2?

  1. Membuat ide-ide utama

Ide-ide utama adalah fokus dari paragraf. Kita membutuhkannya untuk membuat paragraf kita semakin koheren, padat, dan tidak melebar kemana-mana. Karena berfungsi sebagai fokus, kita hanya membutuhkan satu ide utama di setiap paragrafnya. Ide utama ini adalah ide tempat ide-ide lain berkembang dan kembali dalam satu paragraf.

Untuk membuat ide seperti itu, gunakan kata “mengapa (why)” pada dua sisi yang berdebat sebelumnya. Jika mengikuti contoh soal dan temuan sebelumnya, maka aplikasinya adalah:

  1. Mengapa meningkatkan fasilitas olahraga dapat meningkatkan kesehatan publik?

  2. Mengapa meningkatkan fasilitas olahraga tidak memiliki efek untuk meningkatkan kesehatan publik dan dibutuhkan metode lain?

Dengan metode tersebut, maka jawaban yang mungkin menurut saya adalah:

  1. Karena masyarakat akan terdorong untuk berolahraga jika terdapat banyak fasilitas olahraga.

  2. Karena berolahraga adalah tentang pola pikir masing-masing orang dan bukan banyaknya fasillitas di sekitarnya.

Sekarang, lihat jawaban-jawaban tersebut. Hal ini mirip seperti jawaban seadanya kita terhadap pertanyaan seorang teman.

Tidak perlu khawatir jawaban kita salah secara ilmiah, karena fokus IELTS bukan hal tersebut. Saya juga tidak tahu apakah jawaban saya benar-benar valid secara ilmiah. 

IELTS lebih berfokus pada bagaimana kita mengembangkan jawaban kita secara logis dan padat (bukan benar-salah). Oleh karena itu, cukup beri jawaban yang paling masuk akal menurut kita dan suguhkan dengan baik. 

Catatan: untuk ide utama, jangan membuat ide yang terlalu abstrak karena akan sulit untuk dijelaskan lebih lanjut, dan jangan juga membuat ide yang terlalu spesifik atau detili karena akan membuat kita kesusahan menjelaskannya lebih lanjut. Keduanya berpotensi membuat pembaca kita bingung. IELTS tidak membutuhkan jawaban seperti itu karena IELTS adalah tes bahasa dan bukan tes pengetahuan. Cukup tuliskan ide yang masuk akal dan disajikan dengan baik.

Lihat artikel tentang kalimat utama IELTS writing task 2 untuk pengetahuan lebih lanjut.

Saya sudah memiliki klaim di setiap sisi, sekarang saya akan menuju detil.

  1. Membuat ide-ide penjelas

Ide-ide utama tidak menjelaskan banyak. Pada titik inilah, kita membutuhkan ide penjelas. Ide penjelas adalah ide yang berfungsi agar ide utama dapat dipahami  lebih baik oleh pembaca. Umumnya dalam esai argumentatif seperti IELTS, isi ide penjelas adalah uraian lebih tentang mengapa ide utama benar dan apa konsekuensinya.

*Tips: dalam fase ini, kita harus mengandaikan bahwa pembaca tidak tahu apapun tentang ide utama kita. Strategi ini menguntungkan karena akan membuat kita tidak menjelaskan ide utama terlalu jauh, yang sering menjadi kendala IELTS-takers tidak punya ide menulis.

Untuk membantu kita membuat ide-ide penjelas, gunakan sekali lagi kata “mengapa (why)?” pada ide utama. 

Dalam fase perencanaan, kita bisa membuat dua ide-ide penjelasa jika bisa. Alasannya, agar kita bisa memilih salah satu atau menggunakan keduanya. Namun, satu saja sudah cukup untuk membuat esai yang baik.

Jika mengikuti temuan sebelumnya, maka pertanyaan untuk membuat kalimat penjelas adalah:

  1. Mengapa masyarakat akan terdorong untuk berolahraga jika terdapat banyak fasilitas olahraga?

  2. Mengapa berolahraga adalah tentang pola pikir masing-masing orang dan bukan banyaknya fasillitas di sekitarnya?

Dengan pertanyaan seperti itu dan pengetahuan seadanya, jawaban paling masuk akal yang dapat saya berikan adalah:

  1. 1) Karena praktis, orang tidak lagi harus mencari tempat olahraga yang biasanya jauh dan menghabiskan waktu kerja yang berharga; [2) karena tergoda, semakin banyak fasilitas olahraga orang akan penasaran dengan isinya dan merasa rugi karena tidak memanfaatkan fasilitas].

  2. 1) Karena olahraga butuh kemauan dan kesadaran, saat orang tidak suka ke tempat olahraga, meskipun dekatpun mereka tidak akan berangkat. [2) karena kesehatan tidak hanya tentang olahraga, karena banyak masalah dari makanan dan gaya hidup].

Jika kita merasa bahwa kita membutuhkan ide penjelas lagi, cukup gunakan (lagi) metode mengapa pada ide-ide penjelas yang sudahkita temukaan sebelumnya. 

Saya telah memiliki ide-ide penjelas. Sekarang, saya membutuhkan contoh.

  1. Membuat ide contoh

Merencanakan contoh adalah hal penting karena banyak contoh membutuhkan waktu berpikir. Namun, kita dapat menghemat waktu berpikir dengan menggunakan dua metode membuat contoh ini:

  • Buat analogi

Analogi adalah cara termudah untuk membuat contoh. Untuk menggunakan metode ini, kita cukup mengandaikan bahwa klaim yang kita jelaskan juga berlaku pada hal lain. Jika saya setuju dengan “olahraga butuh kemauan dan kesadaran, saat orang tidak suka ke tempat olahraga, meskipun dekatpun mereka tidak akan berangkat”, analogi saya harus “orang tetap tidak melakukan X (hal lain) meskipun fasilitasnya dekat dan banyak”.

Contoh: orang tetap tidak makan di MCD meskipun tempatnya dekat dan banyak jika tidak suka.

Tips: Contoh kita ambil dari ide penjelas, bukan ide utama.

  • Buat kasus

Membuat kasus adalah cara lain yang mudah. Untuk menggunakan metode ini, kita hanya perlu mengandaikan bahwa hal tersebut pernah terjadi di daerah lain. Jika saya mengatakan bahwa “orang berolahraga karena fasilitasnya dekat dan mereka tergoda”, analogi saya harus “di daerah X (daerah lain) hal tersebut (juga) terjadi.

Contoh: di New York yang memiliki 1 fasilitas kesehatan di setiap 10 orang memiliki tingkat kesehatan publik yang tinggi.

Tips: Karena IELTS tidak akan mengecek kebenaran contoh, silahkan palsukan contoh yang kita buat. Asalkan logis, contoh akan dihitung benar.

Tips: Analogi lebih lemah dari kasus. Karenanya, gunakan analogi untuk ide yang tidak kita dukung dan gunakan contoh kasus untuk ide yang kita dukung.

  1. Membuat klaim penggagal

Jika soalnya adalah soal ide, kita bisa berhenti di sini. Namun, karena soal ini adalah soal opini, yakni diskusi dengan opini, kita membutuhkan klaim tambahan untuk posisi penulis. Karena saya memilih pro fasilitas kesehatan, saya perlu menyiapkan klaim mengapa klaim dan contoh dari anti fasilitas kesehatan tidak sekuat dan tidak sebenar klaim pro fasilitas kesehatan.

Untuk menemukan klaim penggagal tersebut, kita tinggal menggunakan metode yang sama, yakni “mengapa salah (why is it wronng?)” pada ide utama yang hendak kita gagalkan, sehingga ditemukan pertanyaan:

Mengapa salah bahwa tidak otomatis orang akan datang ke fasilitas olahrga jika pada dasarnya tidak menyukai olahraga meskipun banyak fasilitas olahraga?

dan jawaban:

Karena kebiasaan itu menular, sehingga jika awalnya tidak suka olahraga karena sekitar penuh dengan fasilitas olah raga, mereka akan tetap tergoda.

Bagaimana mudah bukan?

Sekalli lagi perlu diingat di sini adalah, argumen yang saya berikan tidak membutuhkan pemikiran terlalu dalam. Semua orang tanpa keahlian mendalam di bidang kesehatan dan olarhaga tetap dapat menjawabnya (Pro: praktis, tergoda; Anti: masalah individu, kesehatan itu banyak; penggagal: kebiasaan).

Dengan ini kita hampir siap untuk merancang IELTS writing task 2.

Membuat Skema

Metode terakhir dari merancang esai IELTS writing task 2 adalah membuat skema esai. Ada banyak cara membuat skema, tetapi inilah yang saya sarankan:

Pro:

  • Ide utama: semakin banyak fasilitas semakin banyak yang datang;

  • Ide penjelas 1: praktis, tidak perlu susah-susah;

  • Ide penjelas 2: tergoda, penasaran, dan merasa rugi (opsional);

  • Contoh: New York (kasus).

Anti

  • Ide utama: tidak otomatis banyak yang datang;

  • Ide penjelas 1: olahraga adalah kemauan;

  • Ide penjelas 2: kesehatan juga masalah gaya hidup dan pola makan (opsional);

  • Contoh: Mcd (analogi);

  • Penggagal: kebiasaan menyebar;

  • Contoh: Barcelona (kasus).

Pada gambar akan terlihat seperti ini.

 

[ Gambar Coret-Coret di Kertas]

 

Ringkasan

Begitulah cara merencankan essai IELTS writing task 2. Khususnya, esai diskusi dengan pendapat. Jika kita mengerjakan soal keuntungan-kerugian dengan pendapat cukup ubah pola pikir untuk sisi pro dan kontra/anti menjadi sisi keuntungan dan kerugian. Jika kita mengerjakan soal setuju-tidak setuju, tidak perlu membuat klaim penggagal dan argumen yang bertentangan.

Berikut adalah ringkasan merencanakan esai IELTS writing task 2 seluruhnya.

 

 

[Infografik Bab]

 

 

 

 

Contoh Tambahan

Berikut adalah contoh tambahan selangkah demi selangkah untuk merancang esai IELTS writing task 2 untuk soal setuju-tidak setuju:

  • Some people believe that unpaid community service should be a compulsory part of high school programmes (for example working for a charity, improving the neighborhood or teaching sports to younger children).
    To what extent do you agree or disagree? (Cambridge IELTS 9: 54)

Analisis soal dan pertanyaan

  • Kata-kata kunci:

    unpaid community service a compulsory part of high school 
    charity
    neighborhood,  teaching sport

  • Topik utama:

    unpaid community service

  • Topik khusus:

    a compulsory part of high school
    charity
    , neighborhood, teaching sport

  • Perintah :

    agree/disagree
    unpaid community service is compulsory for high school

Menentukan Argumen

  1. Ide-ide utama:

    why is unpaid community service compulsory for high school?
    -Students could understand real-life problems, poverty, healthcare, and well-rounded as a person.
    -Students learn real-life practices- communication, organization.

  1. Ide-ide penjelas:

    Why does community service could teach student real-life problem?
    – engage talk and live with people directly, gaining experience.
    Why does community service could teach student real-life practice?
    – real-life problems require real-life skills, communication.

  1. Contoh:

    Analogy that the students who has talked to many people will have more insights.
    – Case in Jakarta, feels improved.

Soal

Berikut adalah soal untuk untuk pengguna mavisenglish.com berlatih merancang esai IELTS writing task 2 mereka. Soal pertama adalah model soal satu keadaan dengan jenis esai keuntungan-kerugian  dengan opini (advantage-disadvantage with opinion) sedangkan soal kedua adalah soal model dua pendapat dengan jenis esai diskusi dengan pendapat (discussion with opinion)

  • Many museums charge for admission while others are free.
    Do you think the advantages of charging people for admission to museums outweigh the disadvantages? (Cambridge IELTS 10: 102)

  • Some people think that all university students should study whatever they like. Others believe that they should only be allowed to study subjects that will be useful in the future, such as those related to science and technology.
    Discuss both these views and give your own opinion. (Cambridge IELTS 10: 55)

Setelah merancang esai IELTS writing task 2 di atas, kirim hasil rancangan kalian di forum untuk menambatkan saran balik.

Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di hari ke-02!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *