Adverb

Dalam bahasa Indonesia, adalah hal yang biasa bagi kita untuk memberikan keterangan yang lebih spesifik pada kata kerja dan kata sifat, seperti:

Kemarin, Doni mengerjakan tugasnya dengan cepat

Atau

Kelinci Ani sangat lucu

Dalam bahasa Inggris, bagaimana kata-kata keterangan, seperti kemarin, dengan cepat, dan sangat tersebut digunakan? Dalam bahasa Inggris, kata-kata keterangan tersebut disebut dengan adverb.

Artikel ini akan membantu Mavis readers untuk mengetahui apa itu adverb, macam-macamnya, dan bagaimana menggunakannya, serta kesalah umumnya.

Bentuk Umum

Dalam tata bahasa Inggris, kata-kata yang berperan untuk memberikan keterangan yang lebih spesifik tentang waktu, frekuensi, cara, dan derajat untuk kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan lain disebut dengan adverb (kata keterangan).

Umumnya, adverb (kata-kata keterangan) adalah kata-kata sifat yang diakhiri dengan akhiran ~ly, seperti quietly yang berarti dengan tenang (berasal dari kata quite + ly), extremely (sangat), dan mainly (umumnya). Namun, cukup banyak juga bentuk lain yang juga tidak memakai akhiran ly, seperti well (dengan baik), tomorrow (besok), dan fast (dengan cepat).

Untuk memudahkan mendeteksi kata keterangan dalam suatu kalimat, perhatikan contoh berikut:

I always missed my breakfast because I frequently overslept.

(Saya selalu melewatkan sarapan saya karena saya sering tertidur)

Always (selalu) dan frequently (sering) adalah contoh kata keteranganyang menjelaskan intensionalitas atau frekuensi. Tanpa kedua kata tersebut, kalimat tidak akan menunjukkan keterangan lebih tentang yang dialami oleh subjek.

Berikut adalah pembagian macam adverb berdasarkan fungsinya dalam kalimat (Azar, 1999: Appendix A4): 

  1. Adverb untuk kata kerja

 

“She says quietly and walks quickly.”

(Dia berbicara dengan tenang dan berjalan dengan cepat)

Kalimat di atas adalah contoh adverb ~ly untuk kata kerja, yaiitu quiet dan quick. Dalam contoh di atas, kata quitely (dengan tenang) memberikan informasi spesifik pada kata kerja says, dan kata quickly (dengan cepat) memberikan informasi spesifik pada kata walks.

Hasilnya, dengan penambahan adverb di atas, kita mengetahui bahwa she (dia perempuan) berbicara dengan tenang dan berjalan dengan cepat. Itulah guna adverb, memberikan informasi spesifik tentang kata kerja yang biasanya bersifat umum.    

  1. Adverb untuk kata sifat

Selain dipakai untuk memberikan informasi tambahan pada kata kerja, adverb (kata keterangan) juga dapat digunakan untuk memberi keterangan pada kata sifat. Perhatikan contoh berikut:

“Dina is extremely beautiful.”

(Dina sangat cantik)

Dari contoh di atas, kata extremely (sangat) memberikan informasi spesifik tentang kata sifat beautiful (cantik) yang dimiiliki oleh Dina. Hasilnya, dengan penambahan kata extremely, kita bisa mengetahui bahwa Dina tidak hanya cantik, tetapi juga sangat cantik.

Tanpa penambahan adverb (kata keterangan) extremely, Dina hanya dijelaskan sebagai seorang yang cantik.

  1. Adverb untuk adverb lain

Adverb (Kata Keterangan) juga dapat digunakan untuk memberikan informasi spesifik pada adverb lain. Perhatikan contoh berikut:

“The work is clearly never done”

(pekerjaan tersebut jelas tidak pernah selesai)

Dalam contoh di atas, kata clearly memberikan informasi tambahan pada kata adverb lain, yakni never, bahwa pekerjaan tersebut tidak hanya never (tidak pernah) selesai, tetapi juga pasti tidak selesai. Tanpa kata clearly, kita hanya tahu bahwa pekerjaan tersebut tidak selesai, tanpa tahu apakah pekerjaan tersebut pasti tidak pernah selesai atau tidak.

Macam-macam adverb

Setelah mengetahui penggunaan adverb atau kata keterangan di kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan lain, kata keterangan dapat dibagi berdasarkan macam-macamnya.

Terdapat banyak sekali macam-macam adverb, tetapi dalam artikel kali ini, kita hanya akan menjelaskan empat diantaranya: adverb of time, adverb of frequency, adverb of manner, dan adverb of degree.

  1. Adverb of time

Adverb of time atau kata keterangan waktu menjelaskan kapan kata kerja, kata sifat, atau kata keterangan terjadi. Contoh adverb of time adalah seperti tomorrow (besok), yesterday (kemarin), soon (secepatnya), dan yet (belum). Kata keterangan waktu ini biasanya muncul di akhir kalimat.

Perhatikan contoh berikut (Azar, 1999: 72):

‘”Dina will come soon.”

(Dina akan datang sebentar lagi)

“Dina has not come yet.”

(Dina belum datang)

“Dina will come tomorrow.”

(Dina akan datang besok)

“Dina came yesterday.”

(Dina datang kemarin)

Pada contoh-contoh di atas, kita bisa mengetahui bahwa Dina tidak hanya datang, tetapi kapan Dina akan datang, yakni sebentar lagi, belum, besok atau kemarin. Tanpa kata keterangan waktu, dalam konteks kalimat tersebut, kita tidak mengetahui secara pasti kapan Dina akan datang.

  1. Adverb of frequency

Adverb of frequency atau kata keterangan frekuensi menjelaskan seberapa sering kata kerja, kata sifat, atau kata keterangan terjadi.

Contoh kata keterangan frekuensiadalah seperti always (selalu), never (tidak pernah), dan usually (biasanya). Berbeda dengan adverb of time, Adverb of frequency memiliki beberapa syarat penggunaannya (Harrison, 2009: 30):

Pertama, setelah subjek dan sebelum kata kerja

Dalam simple present tense dan simple past tense,adverb of frequency ditempatkan sebelum kata kerja (v) kecuali be. Perhatikan contoh berikut:

“Dina always comes on time.”

(Dina selalu datang tepat waktu)

Kedua, setelah kata kerja be

Dalam simple present tense dan simple past tense diletakkan setelah be seperti contoh berikut:

“Dina is always on time.”

(Dina selalu tepat waktu)

Ketiga, setelah (auxilarly verb) kata kerja bantu

Dalam kalimat yang menggunakan kata kerja bantu (auxiliary verb) seperti have, has, do,diletakkan di antara kata kerja bantu dan kata kerja utama (main verb). Perhatikan contoh berikut:

“Dina has always come on time.”

(Dina selalu datang tepat waktu)

Kalimat di atas memiliki kata kerja bantu (auxiliary verb) berupa has dan kata kerja utama (main verb) yaitu come, maka kata keterangan always diletakkan di antara keduanya.

Aturan di atas juga berlaku untuk bentuk present perfect tense yang memiliki formula S + have/has + Past Participle maka perhatikan contoh berikut:

“I’ve always been a big fan of Barcelona FC.”

(Saya selalu menjadi penggemar besar klub sepakbola Barcelona)

Keempat, sebelum subjek atau akhir klausa

Untuk beberapa kata seperti usually, often, sometimes, dan occasionally dapat ditulis di awal atau akhir klausa. Perhatikan contoh berikut:

Occasionally I pick up milk from the local market

(Kadang-kadang, saya membeli susu dari pasar kota)

Well, the orphans need gift sometimes.

(memang, anak yatim-piatu butuh pemberian terkadang)

Berikut adalah daftar kata keterangan frekuensi yang umum dipakai (Azar, 1999: Appendix A4):

Ever Pernah Generally Umumnya Hardly ever Hampir tidak pernah
Always Selalu Sometimes Terkadang Never Tidak pernah
Usually Biasanya Occasionally Kadang Not ever Tidak pernah
Often Sering Seldom Jarang Already Sudah
Frequently Sering Rarely Jarang Finally Akhirnya
Just Baru saja Probably Mungkin Once a week Sekali seminggu
  1. Adverb of manner

Adverb of manner atau kata keterangan cara adalah kata yang menunjukkan bagaimana  kata kerja, kata sifat, atau kata keterangan lain terjadi (Foley, Hall, 2008: 243).

Kata jenis ini biasanya diletakan di setelah kata kerja utama (main verb) atau setelah objek. Contoh adverb of manner adalah (Foley, Hall, 2008: 243):

well sangat softly dengan lembut
neatly dengan rapi loudly dengan nyaring
painstakingly dengan susah payah beautifully dengan indah
carefully dengan hati-hati greedily dengan tamak
quickly dengan cepat generously dengan murah hati

Perhatikan penggunannya dalam kalimat berikut:

I lifted carefully a 20 liter water bottle with both of my hands.

(Saya mengangkat botol air 20 liter dengan kedua tangan saya dengan hati-hati)

  1. Adverb of degree

Adverb of degree atau kata keterangan derajat adalah kata yang menunjukkan derajat tentang suatu hal. Kata keterangan jenis ini biasanya diletakan sebelum kata sifat (adj), kata keterangan (adv) atau kata kerja (v) dengan beberapa pengecualian.

Berikut adalah macam kata jenis ini (Foley, Hall, 2008: 242):

absolutely sepenuhnya partly sebagian
almost hampir quiet cukup
completely sama sekali rather agak
entirely sepenuhnya really benar-benar
just hanya slightly Sedikit
hardly hampir tidak totally Total

Perhatikan penggunaannya contoh berikut:

I really don’t ask my mom for buying me things.

(Saya benar-benar tidak meminta ibu saya untuk membelikan saya barang.)

It just cost me five bucks

(Hal tersebut hanya membuatku membayar lima dollar)

Catatan I:

Penempatan adverb of manner dalam kalimat itu penting dan harus hati-hati. Alasannya, perbedaan penempatan dapat mengubah arti dari kalimat.

Perhatikan perbedaan kalimat-kalimat berikut beserta perbedaan makna yang mengikuti posisi kata keterangan:

    • I quickly take a shower to go to school

    • I take a shower quickly to go to school

  • I take a shower to go to school quickly

Dalam kalimat tersebut, kalimat pertama dan kedua tidak begitu memiliki arti yang berbeda, yakni

“Saya mandi dengan cepat untuk pergi ke sekolah”

Namum untuk kalimat ketiga, arti dari kalimat tersebut adalah:

“Saya mandi untuk pergi ke sekolah dengan cepat

Tentu kedua arti tersebut berbeda, kan? Yang pertama, si subjek (Saya) mandi dengan cepat dan tanpa ada ketentuan apakah Ia harus pergi ke sekolah dengan cepat.

Sebaliknya, kalimat kedua mengatakan bahwa Ia harus cepat pergi ke sekolah tanpa ada informasi apakah Ia mandi dengan cepat.

Catatan II:

Penempatan juga penting untuk kalimat negatif yang menggunakan kata kerja bantu (auxiliary verb) seperti be, do dan have. Penempatan kata keterangan cara yang berbeda dalam kasus-kasus tersebut membuat artinya juga berbeda.

Perhatikan contoh berikut:

I really don’t ask my mom for buying me things.

Dan

I don’t really ask my mom for buying me things.

Pada kalimat pertama, kalimat tersebut menunjukan bahwa si subjek (Saya) benar-benar (sangat) tidak meminta pada ibunya untuk membelikannya sesuatu.[2]

Sebaliknya, pada kalimat kedua, kalimat tersebut menunjukkan bahwa si subjek (saya) masih meminta pada ibunya, tetapi tidak terlau. Dia hanya menunjukan bahwa dia tidak begitu meminta pada ibunya.[3]

Dengan demikian, dalam konteks really, jika kita ingin menekan bahwa kita benar-benar tidak melakukan sesuatu X, letakkan really sebelum kata kerja pembantu. Jika kita ingin menekan bahwa kita melakukannya tetapi tidak terlalu, letakan really setelah kata kerja pembantu. Hal ini berlaku untuk semua adverb of manner (Folley, Hall, 2008: 241).

Kesalahan umum

Terdapat pengecualian dalam membuat kalimat dengan kata always (selalu), never (tidak pernah), dan ever (pernah):

Always dan never tidak ditulis di awal atau akhir klausa, melainkan di tengah kalimat. Perhatikan kalimat berikut:

Mr. Bambang has always been a greedy teacher.

(Pak Bambang selalu menjadi guru yang tamak)

I never add salt to my pasta.

(Saya tidak pernah menambahkan garam ke pasta saya)

Ever hanya digunakan dalam kalimat pertanyaan dan kalimat negatif. Perhatikan contoh:

I hardly ever eat raw food.

(Saya jarang makan makanan mentah)

Penutup

Begitulah arti, bentuk, dan penggunaan dari adverb (kata keterangan). Intinya, kata keterangan memberikan informasi tambahan pada kata kerja (v), kata sifat (adj), kata lain atau keseluruhan klausa (anak kalimat). Bagaimana mudah bukan?

Langkah selanjutnya

Setelah ini, teman-teman dapat membuka artikel ini untuk mengetahui apa itu pronoun (kata ganti).

Referensi

Azar Betty Schrampfer. 1999. Understanding and Using English Grammar 3rd ed. New York: Springer.

DictCambridgeorg: Meaning of Adverb in English. C2019. Cambridge Dictionary; [accessed 2019 jan 5]. https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/adverb

Folley M, Hall D. 2008. Longman Advanced Learners’ Grammar: A self-study reference & practice book with answers. Essex: England.

Harrison L, Cushen C, Hutchison S. 2009, Achieve IELTS: Grammar and Vocabulary. Singapore: Marshall Cavendish.

Latihan

Latihan 1: Masukkan kata keterangan (Adv) di tengah kalimat bagi masing-masing kalimat berikut!

  1. (already) Dina has finished sewing for tomorrow’s order.
  2. (often) Alec is at the pub in the evening, too.
  3. (never) Helen has seen a circus.
  4. I have (never/always) liked Indian food but she does!
  5. He (occasionally/doesn’t often) eat junk food.

Latihan 2: Tentukan kata keterangan (adv) atau kata sifat dalam kalimat berikut!

  1. Helen speaks Spanish very (good, well) because she has very (good, well) pronunciation.
  2. Mrs. Robana entered the room (quiet, quietly) and (easy, easily) calmed down the class.
  3. My father is a (careless, carelessly) driver. He drives (careless, carelessly).

Catatan kaki

[1] V = Kata kerja

N = Kata benda

Adj = Kata sifat

[2] (Posisi adverb di awal kalimat tersebut disebut emphatic position karena adverb menjadi titik tekan).

[3] Posisi adverb di tengah kalimat tersebut disebut unmarked position karena tidak titik tekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *